Singapura — Dosen Diponegoro (UNDIP) mempresentasikan hasil riset terbaru mengenai persepsi digital orang dengan skizofrenia dalam ajang internasional EAFONS (East Asian Forum of Nursing Scholars) ke-29 yang diselenggarakan di National University of Singapore (NUS), Singapura pada 26-28 Februari 2026.
Penelitian tersebut dipaparkan oleh Ns. Sri Padma Sari, S.Kep., MNS., Ph.D melalui sesi oral presentation dengan judul “A Qualitative Study of User Perspectives on the Digital Self-Management Program for People with Schizophrenia.” Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana orang dengan skizofrenia memaknai dan merespons program digital self-management dalam mendukung pengelolaan kondisi kesehatan mental mereka.
Konferensi EAFONS 2026 mengangkat tema “Innovate, Integrate, Inspire: Advancing Nursing Excellence in the Digital Era”, yang menyoroti pentingnya inovasi dan integrasi teknologi digital dalam praktik serta pendidikan keperawatan. Rangkaian kegiatan diawali dengan pre-conference workshop, dilanjutkan campus tour dan networking session, serta ditutup dengan main conference pada hari kedua dan ketiga.
Acara ini menghadirkan sejumlah pakar internasional, antara lain Prof. Kenrick Cato dari University of Pennsylvania (Amerika Serikat), Prof. France Lin dari Flinders University (Australia), dan Prof. Peter Griffiths dari University of Southampton (Inggris).
Partisipasi UNDIP dalam forum ilmiah ini menjadi langkah strategis untuk memperluas jejaring akademik dan kolaborasi riset internasional, khususnya dalam bidang digitalisasi keperawatan dan kesehatan mental. Selain itu, penyelenggaraan konferensi di NUS—yang menempati peringkat ke-8 dunia secara institusi dan by subject Nursing berdasarkan QS World University Rankings 2025—memberikan peluang besar bagi UNDIP untuk meningkatkan visibilitas dan reputasi globalnya di bidang keperawatan.
Melalui keikutsertaan ini, UNDIP menegaskan komitmennya dalam mengembangkan riset berbasis inovasi digital serta memperkuat kontribusi akademisi Indonesia dalam percaturan ilmiah internasional. *